Logo Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Nurul Ikhlas Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Nurul Ikhlas
Kembali ke Blog
Kegiatan Santri

“Gema Al-Qur’an PPTQ Nurul Ikhlas” Tahun 2025

20 Desember 2025 Admin
“Gema Al-Qur’an PPTQ Nurul Ikhlas” Tahun 2025
PPTQ Nurul Ikhlas menyelenggarakan kegiatan Gema Al-Qur’an pada hari Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pesantren dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia pada diri santri. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, diikuti oleh santri, dewan asatidz, orang tua santri, serta tamu undangan.
Kegiatan Gema Al-Qur’an ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Depok, Bapak H. Samsul Maarif. S.Pd.I MM .Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak, khususnya ketika mempercayakan pendidikan anak di pesantren. Beliau menekankan bahwa keberhasilan pendidikan pesantren tidak hanya bergantung pada lembaga, tetapi juga pada keikhlasan, doa, dan dukungan orang tua. Menurut beliau, orang tua harus memiliki komitmen yang kuat dalam mendampingi proses pendidikan anak agar terbentuk karakter yang disiplin, mandiri, dan berakhlak mulia.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ibu Lurah Kelurahan Leuwinanggung Ibu Hj. Titin Sumarsih, SE dan Camat Kecamatan Tapos, Bapak H. Zarkasih, M.Si yang menyampaikan apresiasi atas peran PPTQ Nurul Ikhlas dalam membina generasi Qur’ani di wilayah Kecamatan Tapos. Beliau berharap kegiatan Gema Al-Qur’an dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda yang religius dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Penasihat PPTQ Nurul Ikhlas, KH. Bahrul Muhit, memberikan tausiyah yang penuh makna. Beliau mengibaratkan proses mendidik anak seperti kopi, gula, dan rasa. Kopi melambangkan ilmu dan pendidikan, gula melambangkan kasih sayang, perhatian, serta doa orang tua, sedangkan rasa adalah hasil akhir dari proses pendidikan itu sendiri. Jika kopi dan gula dicampur dengan takaran yang tepat, maka akan menghasilkan rasa yang nikmat. Begitu pula dalam mendidik anak, apabila ilmu, keteladanan, kesabaran, dan doa dipadukan dengan seimbang, maka akan melahirkan anak yang berakhlak baik dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Melalui kegiatan Gema Al-Qur’an ini, PPTQ Nurul Ikhlas berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pesantren, orang tua, dan pemerintah dalam mencetak generasi Qur’ani yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.

Hubungi Kami

Pilih admin WhatsApp yang ingin Anda hubungi.